CLAPPERMAN #01: SQUID GAME. NGGA JELEK, OVERHYPED.
setelah sekian purnama, setelah menjalani kesibukan lain, setelah mengumpulkan niat, maka terbitlah edisi pertama dari series clapperman di blog ini. as you can see, clapperman membahas dunia perseriesan perfilman dari sudut pandang gue pribadi (si anak film). dan tentunya series kali ini yang mau gue bahas ialah series yang 2-3 minggu terakhir ramai dibahas. yes, squid game.
sebagai orang yang cuman liat review dari berbagai sumber, mulai dari youtube, twitter, kome ig sampai ke beberapa artikel di internet, gue ngga berharap banyak dari series ini. buat fandom korea, please calm down. im not talking about this series yet. ok?
ada beberapa poin yang gua garis bawahi. poin pertama kenapa banyak orang suka, kedua kenapa dibanding-bandingkan sama alice in borderland, dan yang ketiga aftermath, dimana setelah semua hal itu terjadi.
mula-mula mari bahas dari seriesnya sendiri. setelah melihat review-review dari sumber-sumber diatas, gue cukup penasaran. emang seberagam itu kah penilaian orang terhadap series ini. dan setelah gue tonton, memang iya, gak heran terjadi pembicaraan dimana-mana. mulai dari adegan ikonik, ceritanya yang (sebenarnya ngga terlalu) fresh, dan juga development karakter yang bisa dibilang cukup.
oke, mari kita masuk dipoin pertama, kenapa banyak yang suka. pertama, ini series korea. dimana kalian tau sendiri fandom dari korea itu sendiri teramat besar. im not talking about k-pop. its all about korea. belum lagi korea selalu menyajikan series yang bagus pada genre andalannya yaitu drama.
nah, menurut gue genre yang diangkat sama series ini fresh bagi mereka. survival game. sekarang memang ngga banyak series macam gitu garapan korea. bisa dibilang ini yang paling mendobrak. belum lagi netflix yang gembar-gembor series ini hingga mendunia. ngga heran, banyak yang suka. karena fandomnya gede, dan easy to watch lah, ngga berat-berat amat.
karena banyak yang suka, tentunya punya saingan dong. ibarat barca madrid, squid game dibanding-bandingkan dengan series pendahulunya asal jepang, alice in borderland. udah mulai kebaca lah ya ini arahnya kemana.
yes, childish nya fandom masing-masing. alice in borderland memang lebih bagus dari segi kualitas. namun, squid game sendiri ngga kalah meledaknya karena "yang pertama" dikelasnya. emang bukan rahasia umum lagi bahwa psywar antara wibu bau bawang dan para pemuja kaum plastik ngga ada habisnya. kenapa? mau marah? thats the fact baby!
kenapa ngga make it simple aja. fandom jepang nyaranin alice in borderland, fandom korea nyaranin squid game. nikmati keduanya. selesai. banyak perdebatan-perdebatan ngga perlu yang berkepanjangan gitu lho. like, yaudahlah. cuman 9 episode kenapa musti didebatin sih.
"lho, tapi judulnya squid game overhyped. emang overhypednya darimana?" banyak faktor. mulai dari penikmat k-drama yang jarang nyentuh series dari negara lain yang hyped dengan series ini, lalu ada fandom childish (aku ngga bilang semua, tapi mostly yang komen dan ngejelek-jelekin itu childish) yang ikut mbikin hyped. belum lagi orang yang ikut-ikutan beli netflix cuman buat liat squid game trus udah ngga nonton lagi. emang itu salah? engga dong, kan uang-uang dia. tapi itu salah satu poin yang menjadikan squid game ini overhyped kan? am i right?
sebagai penutup, nikmatilah series dan film yang kalian tonton. entah nonton karena penasaran, nonton karena gabut, nonton karena ajakan, atau bahkan nonton tanpa alasan. just enjoy it. the final score is yours. be a good netizen and respect others. ok? see ya.

.jpg)
Komentar
Posting Komentar