VISI PERIPHERAL #01: TURNOVER

 

   Dewasa ini sepertinya ngga banyak dari gen Z dan gen Y yang suka download lagu-lagu musisi favorit mereka dan lebih suka ndengerin lagu lewat Spotify. Yes, spotify. Salah satu aplikasi yang bakal timeless kayaknya. Nah, spotify tuh kan sering shuffle. Apa aja asal masih se genre dengan lagu yang terakhir kita dengerin. Dan disinilah awal cerita penemuan harta karun.

   Waktu itu lagi ndengerin ndengerin lagu judulnya lupa. Literally lupa judul lagunya apa hahaha. Beres ndengerin, maunya selesai. Eh kok tiba-tiba lagu ke next dan muncul band, namanya turnover. Waktu itu kalau ngga salah yang judulnya cutting my fingers off. Dari judul udah catchy banget. Nyoba ndengerinlah aku. Ternyata enak dan nagih.

   Jadi lagu yang judulnya cutting my fingers off  ini itu genrenya indie rock atau ngga dream pop. Vibes awal-awalnya itu beda banget sama lagu-lagu galau pada umumnya. Yang emang bener-bener bergenre dream pop jadi kita kek dibawa ke alam mimpi gitu ndengerinnya. Cerita lagunya standart sih. Tentang cowo galau ditinggal cewenya. Ngga ada yang spesial dari segi lirik.

   Tapi, sampai di menit 1 detik 45, bakal ada transisi dari gitar dan drum yang selaras banget dan itu bener-bener ngerubah vibes lagu ini. Sumpah keren! Apalagi diakhir-akhir lagu, keluar lirik pamungkasnya. “Better view with a ten month summer, Losing you is like cutting my fingers off”. Beh. Pecah asli.  Dari situ juga udah ketauan kalau lagu ini bisa banget didengerin waktu galau tapi bukan galau cinta doang. Ataupun ngga galau lagu ini tetep enak cuy!

   Setelah denger ni lagu, ada panggilan hati buat ngulik lebih band ini. Mulai dari anggotanya kaka beradik, mereka berasal dari Virginia, US sampai mereka udah ngeluarin 4 album yang judulnya Magnolia (2013), Peripheral Vision (2015), Good Nature (2017), dan Altogether (2019). Dan yang terpenting, semuanya ENAK. Jadi kalau ada yang tanya “udah ndengerin semua lagunya dong?” bakal aku jawab “UDAHHH!!” HAHAHAHA. Geblek.



   Dan ngga tau kenapa judul lagu-lagu mereka itu catchy as fck and mellow at the same time man! Aku kasih satu contoh. Ada di Album Peripheral Vision judulnya I would Hate You If I Could dan Take My Head. Berbeda dengan cutting my fingers off, kedua lagu itu punya makna yang cukup meaningfull. I would Hate You If I Could bercerita tentang seseorang yang gamon dan Take My Head bercerita tentang seseorang yang pasrah akan hidup dan ingin mengakhirinyaa tapi iringan musiknya seakan-akan itu lagu bahagia kalau kita ngga mbaca liriknya. Gila emang.

    Kalau kalian emang tertarik ndengerin lagu-lagu semacam indie rock juga ok kok. Terlalu keras sampai mbikin kepala pusing, ngga. Terlalu kalem sampe ngantuk, juga ngga. Pokoknya pas lah. Apalagi album terakhir mereka yang Altogether beda banget sama Magnolia dimana di album Magnolia mereka genrenya pop punk yang udah jelas bukan selera banyak orang berubah jadi dream pop  di album Altogether. Btw mereka udah pernah ke Indonesia tahun 2019 kalo ngga salah. Meskipun pangsa pasarnya ngga sebanyak band-band besar lainnya. They deserved more attention.

   Satu kata terakhir buat Turnover, UNDERRATED.

Happy Monday yall!~~

Komentar

Postingan Populer